Just another WordPress.com weblog

how bank make money??

Bank adalah perusahaan yang memperdagangkan uang. Kenapa disebut memperdagangkan uang? Karena bank menghimpun dana dari nasabah dan menjualnya kembali kepada nasabahnya dengan menetapkan bunga. Bank juga berperan sebagai partner kita dalam hal keuangan kalau mau berinvestasi yang aman bisa dilakukan di bank, kalau butuh dana untuk keperluan yang mendesak atau untuk mewujudkan impian anda bisa pinjam dana di bank, kalau mau menyimpan dana untuk tabungan juga bisa. Maka dari itu fungsi bank sangatlah besar bagi masyarakat. Bank memiliki fungsi sebagai agent of trust (alasan mengapa orang mempercayakan uangnya disimpan di bank karena uang mereka akan terjamin), agent of development (bank juga memiliki peran bagi pertumbuhan perekonomian bangsa), agent of equity(bank meminjamkan uang kepada pihak-pihak yang membutuhkan modal).

Cara bekerja bank sangatlah sederhana bisa dicontohkan dengan tangan kanan dan tangan kiri. Tangan kanan bank merupakan source of fund yang terdiri dari: tabungan, deposito, giro, obligasi, SBPU, dan modal pemilik. Sedangkan tangan kiri bank merupakan use of fund yang terdiri dari: kas, rekening Koran di B.I, SBI, SBPLI, pinjaman. Tangan kanan dan tangan kiri sangatlah saling berperan apabila bank menghimpun dana dari nasabah maka bank juga harus mencari pelemparan dana tersebut untuk memperoleh keuntung. Bank memiliki produk yang bernama deposito dan giro deposito adalah simpanan yang sifatnya tidak boleh diambil dalam jangka waktu tertentu bisa 3 bulan ,6 bulan bahkan 1 tahun. Bunganya juga pasti lebih besar dibandingkan dengan tabungan dan giro karena nasabah meminjamkan dananya kepada bank dalam jangka waktu yang lebih lama yang memudahkan bank untuk melakukan banyak hal untuk bisa menambah income mereka. Sedangkan giro adalah sejenis tabungan yang penarikannya dilakukan dengan selembar cek yang bertandatangan si pemilik giro tersebut. Jadi cek dapat digunakan dimana saja oleh siapa saja asalkan bertandatangani oleh si pemilik rekening giro tersebut.

Cth:Apabila ada seseorang yang memiliki cek yang sudah ditandatangani si pemilik giro, dan cek itu adalah cek dari bank X,cek tersebut juga bisa dicairkan di bank Y. dan transaksi itu disebut dengan “kliring” tetapi cek tersebut tidak bisa dicairkan dalam hari yang sama karena harus melewati proses yang cukup panjang. Setelah bank Y menerima cek dari bank X maka pegawai bank Y pergi ke B.I untuk menyetorkan cek tersebut dan pegawai dari bank X juga ikut serta dengan mengecek giro dari si pemilik cek apakah jumlah cek tidak melebihi gironya kalau melebihi maka cek tersebut tidak bernilai atau disebut dengan cek kosong. Tetapi jika benar ada maka bank X akan memnerikan sejumlah uang sesuai dengan nominalnya. Maka bank X disebut kalah kliring dan bank Y menang kliring.

Sedangkan tangan kiri bank bekerja untuk mendapatkan keuntungan karena salah satu tujuan perusahaan memang untuk mendapatkan keuntungan. Dari jumlah uang yang didapatkan dari nasabah bank juga melakukan beberapa langkah untuk mendapatkan keuntungan. Pertama dari keuntungan yang paling besar adalah dengan memberikan pinjaman kepada orang yang membutuhkan dana tentu dengan bunga diatas bunga tabungan. Lalu bank juga menyediakan kas di tangan yang digunakan untuk keperluan transaksi sehari-hari nasabahnya. Lalu bank juga bisa menabung atau mendepositokan uangnya di bank lain. Sedangkan SBI atau bank Indonesia issued adalah fungi bank umum dalam membantu bank Indonesia untuk menjaga laju inflasi dengan memainkan bunga deposito. Dengan menaikkan suku bunga SBI maka akan membawa dampak peningkatan suku bunga perbankan lainnya seperti Surat Berharga Pasar Uang dan Interbank Call Money. Selain itu bank umum juga harus menaruh sejumlah uang di bank B.I sebagai cadangan wajib minimum yang digunakan B.I untuk menjaga kestabilan kurs rupiah. Kalau jumlah cadangan minimum bank kurang dari yang di tentukan B.I maka bank tersebut termasuk kategori bank yang tidak sehat bahkan bisa dikeluarkan dari golongan bank yang bisa melakukan kliring.

Bank juga ada yang sehat dan tidak sehat, cara perhitungannya adalah dengan CAR “capital adequacy ratio” bank yang sehat adalah bank yang memiliki nilai 8%. Perhitungannya didapat dari modal / aktiva tertimbang menurut resiko (pencatatannya di urut dari yang paling liquid). Jadi kalau ATMR bank semakin besar maka bank juga harus meningkatkan modalnya kalau tidak presentase CAR nya akan menurun. Rata’’ ratio CAR bank di Indonesia masih 7%.

Jadi peranan bank di dalam perekonomian kita bukanlah hanya sebatas tempat menabung saja tetapi juga sebagai sdalah satu alat untuk mengendalikan perekonomian bangsa.

Comments on: "how bank make money??" (2)

  1. sip

  2. understand

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: